Jumat, 10 Juli 2026

Helioverse

RUMUS FIKSI ILMIAH

Sebagai pencipta karya fiksi ilmiah. Saya juga melakukan eksperimen pada rumus Statistika yang mampu bekerja didalam cerita fiksi tersebut. Saya author dari karya Webcomic yang berjudul "Helioverse". Ini adalah cara saya dalam membuat karya tersebut.

Seperti yang kita tahu, matematika merupakan perhitungan yang memiliki hasil akhir yang mutlak. Maka, pentingnya membuat bobot fiksi ilmiah terasa sangat ilmiah adalah sebagai berikut:

  • - Menggunakan rumus fisika atau kalkulasi matematika.
  • - Logika yang berjalan secara teori diantara kehidupan dan fiksi.
  • - Memperkirakan kejadian kecil jika menjadi skala besar.
  • - Menjelajahi tentang topik yang ingin dijadikan tema dasar cerita.
Saya menggunakan tema fiksi ilmiah tentang perjalanan antariksa dan teknologi canggih. Kurang lebih seperti fiksi pada umumnya di negara lain. Meskipun demikian, setiap pencipta karya memiliki ciri khas mereka masing-masing. 

Saya sebagai pencipta komik indie tanpa tim, sudah sangat lama menyimpan arsip ini sampai saya dapat membuat desain karakter dan tokoh yang pas. Sekarang, saya sudah menemukan rumus yang pas untuk karya ini.


Ini merupakan rumus yang saya gunakan untuk membuat pasukan robot atau android melakukan kalkulasi jika ditanyakan mengapa serangannya gagal atau meleset.

Mengapa saya menggunakan persentase?

Karena, ini merupakan versi fiksi ilmiah dari rumus Peluang pada materi Statistika. Yang kemudian digabungkan dengan cara penulisan pada rumus Fisika. 

Hubungan Persentase dan Derajat.

Berdasarkan contoh penerapannya, dapat dilihat jika ada unit tempur bernomor seri R-40N yang memiliki Radius (jarak area) sensor maksimal 50 meter. Maka:

Nilai absolut derajat awal = 360 x 0.9 = 324 derajat. Area sensor unit R-40N sebesar 324 diantaranya adalah area aman yang valid untuk menembak, karena targetnya dekat.

Sekarang, kita melakukan simulasi kalkulasi Peluang tembak (Pt) pada unit R-40N yang sudah tercatat. Spesifikasi unit tempur ini adalah:

Diketahui:
Area sensor (As) = 360 derajat
Jarak target (t) = 5 meter
Radius sensor unit (R) = 50 meter
Akurasi (A) = 0.95
Visibilitas (V) = 0.80

.Penerapannya:
Maka, keberhasilan unit R-40N menembak target berjarak 5 meter adalah 68.4%.

Rumus Target Bergerak (M)

Jika target adalah target yang bergerak. Maka, rumus ini saya menggunakan satuan m/s dengan maksimal kecepatan lawan di dunia fiksi nya adalah 100 m/s (meter per sekon).

Contoh penerapan:
Jika lawan bergerak dengan kecepatan 8 m/s. Dengan Pt unit R-40N sebesar 68.4%. Maka:
Peluang keberhasilan target adalah 62.9%

Nah, ini adalah contoh penerapan rumus yang saya gunakan untuk menambah bobot dan kompleksnya cerita tersebut. Rumus ini tidak dapat diterapkan kedalam rumus matematika yang sesungguhnya. Karena ini hanyalah rumus fiksi. 

Sekian terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Helioverse

RUMUS FIKSI ILMIAH Sebagai pencipta karya fiksi ilmiah. Saya juga melakukan eksperimen pada rumus Statistika yang mampu bekerja didalam ceri...